Sejarah ESDM Provinsi Jawa Barat

Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral

Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat yang saat ini berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No. 576 Bandung, pertama kali dibentuk pada Tahun 1978 yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 4/DP/040/DP1978 dan kelembagaannya diatur dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5/DP/040/DP1978. Awalnya Dinas ini berdiri dengan nama “ Dinas Pertambangan Daerah Propinsi Jawa Barat”. Peraturan Daerah ini baru dapat dilakukan pada Tahun 1986 setelah ditetapkannya Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 1986 Tentang Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintahan Di Bidang Pertambangan kepada Pemerintah Daerah Tingkat I.

Karena Peraturan Daerah yang ditetapkan pada Tahun 1978 tersebut dinilai sudah tidak sesuai lagi pada saat pengesahan PP Tersebut, maka pada Tahun 1988 dilakukan pencabutan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5/DP/040/DP1978 yang diganti dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 12 Tahun 1988 Tentang Perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja, dengan susunan organisasi terdiri dari : 1 (Satu) Bagian Tata Usaha; 4 (Empat) Sub Dinas Yaitu Sub Dinas Konservasi, Sub Dinas Pengusahaan Pertambangan, Sub Dinas Bina Program, Sub Dinas Teknik Pertambangan serta ditambah dengan pembentukan 7 (Tujuh) cabang dinas yang meliputi : cabang Dinas I/ Serang, cabang Dinas II/ Bogor, cabang Dinas III/ Sukabumi, cabang Dinas IV/Cirebon, cabang Dinas V/ Purwakarta, cabang Dinas VI/ Bandung, cabang Dinas VII/Tasikmalaya.

Pada Tahun 2000 Seiring Dengan Bergulirnya Otonomi Daerah dilakukan perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) Dinas Pertambangan, dengan nama dinasnya berubah menjadi “Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Jawa Barat” dengan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2000 Tentang Struktur Organisasi Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Provinsi Jawa Barat, yang meliputi : 1 (Satu) Bagian Tata Usaha; 5 (Lima) Sub Dinas yaitu Sub Dinas Bina Program, Sub Dinas Eksplorasi dan Pemetaan, Sub Dinas Bina Usaha, Sub Dinas Bina dan Sub Dinas Konservasi dan Pengendalian.

Selain perangkat tersebut diatas, Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Jawa Barat mempunyai perangkat Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2002 yang terdiri dari 5 (Lima) Balai Yaitu : Balai Konservasi dan Pemanfaatan Sumberdaya Pertambangan dan Energi Wilayah I Cianjur, Balai Konservasi dan Pemanfaatan Sumberdaya Pertambangan dan Energi Wilayah II Purwakarta, Balai Konservasi dan Pemanfaatan Sumberdaya Pertambangan dan Energi Wilayah III Tasikmalaya, Balai Konservasi dan Pemanfaatan Sumberdaya Pertambangan dan Energi Wilayah IV Cirebon serta Balai Penelitian Pertambangan dan Energi. Selain itu keberadaan Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Jawa Barat merupakan konsekuensi dari diberlakukannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 Jo. Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2002 Tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah No 25 Tahun 2000 Tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai daerah otonom. Seiring dengan bergulirnya Otonomi Daerah dan meluasnya bidang pekerjaan serta mengikuti Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) pusat yaitu Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral maka pada Tahun 2009 dilakukan kembali perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Jawa Barat, dengan nama dinasnya berubah menjadi “Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat” Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Barat Nomor 42 Tahun 2009 tentang Tugas Pokok, Fungsi, Rincian Tugas Unit Dan Tata Kerja Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat, yang meliputi :

A. Kepala Dinas;
B. Sekretaris yang terdiri dari 3 (Tiga) Sub Bagian yaitu :

1. Sub Bagian Perencanaan dan Program;
2. Sub Bagian Keuangan;
3. Sub Bagian Kepegawaian dan Umum;

C. 4 (Empat) Bidang yang terdiri dari :

1. Bidang Listrik dan Pemanfaatan Energi terdiri dari 3 (Tiga) seksi Yaitu :

i. Seksi Sumber Daya Energi dan Pemanfaatan EBT;
ii. Seksi Pengembangan Infrastruktur;
iii. Seksi Konservasi dan Pengendalian Energi.

2. Bidang Mineral, Geologi dan Air Tanah terdiri dari 3 (Tiga) seksi Yaitu :

i. Seksi Kegeologian;
ii. Seksi Eksplorasi dan Eksploitasi;
iii. Seksi Konservasi dan Pengendalian.

3. Bidang Panas Bumi dan Migas terdiri dari 3 (Tiga) seksi yaitu :

i. Seksi Pengelolaan Hulu;
ii. Seksi Teknik dan Lingkungan;
iii. Seksi Pengelolaan Hilir.

4. Bidang Bina Usaha dan Kerjasama terdiri dari 3 (Tiga) seksi yaitu :

i. Seksi Bina Usaha dan Produksi;
ii. Seksi Data dan Informasi;
iii. Seksi Kerjasama dan Promosi.

Dengan dilakukannya kembali perubahan Struktur Organisasi Tata Kerja Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat” maka perangkat Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) berubah menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT), yang terdiri dari : UPT I Cianjur, UPT II Purwakarta, UPT III Bandung, UPT IV Tasikmalaya, UPT V Cirebon dan UPT Pengujian Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat.